Survei Kepuasan Mahasiswa

Pendahuluan

Survei Kepuasan Mahasiswa (SKM) di Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai merupakan bagian penting dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Survei ini dilaksanakan secara berkala untuk mengukur persepsi, pengalaman, dan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik maupun non-akademik yang diberikan oleh institusi.

Sebagai kampus yang sedang bertransformasi menuju Universitas Islam Tafaqquh Fiddin (UITF), IAITF menempatkan suara mahasiswa sebagai elemen penting dalam perbaikan berkelanjutan. Hasil SKM menjadi dasar pengambilan keputusan, perencanaan pengembangan sarana prasarana, peningkatan kualitas dosen, penguatan layanan administrasi, serta pembenahan sistem informasi akademik.

Survei dilaksanakan oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM) bekerja sama dengan fakultas, program studi, dan unit layanan kampus. Analisis dilakukan secara objektif berdasarkan standar mutu SPMI dan indikator layanan perguruan tinggi nasional.

Analisis Kepuasan Mahasiswa Tahun 2022–2025

No Aspek Layanan 2022 2023 2024 2025
1 Layanan Akademik 82.15% 84.36% 86.74% 89.12%
2 Layanan Administrasi Akademik 80.42% 83.10% 85.48% 88.05%
3 Layanan Kemahasiswaan 79.85% 82.67% 84.93% 87.56%
4 Sarana dan Prasarana 78.64% 81.45% 84.70% 87.84%
5 Sistem Informasi SisTafidu/Portal 77.25% 81.92% 86.10% 89.45%
6 Layanan Keuangan 81.30% 83.88% 86.24% 88.70%
7 Layanan Pendukung Lainnya 80.56% 82.94% 85.72% 88.33%
Rata-Rata Kepuasan Mahasiswa 80.02% 82.90% 85.70% 88.44%

Interpretasi Hasil Kepuasan Mahasiswa

Hasil survei kepuasan mahasiswa IAITF Dumai selama periode 2022–2025 menunjukkan tren peningkatan yang konsisten pada seluruh aspek layanan akademik dan non-akademik. Peningkatan ini mencerminkan komitmen institusi dalam memperkuat budaya mutu, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengembangkan tata kelola perguruan tinggi yang lebih efektif, modern, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.


Pada aspek Layanan Akademik, tingkat kepuasan mahasiswa terus mengalami peningkatan dari 82.15% pada tahun 2022 menjadi 89.12% pada tahun 2025. Capaian ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, kesesuaian materi perkuliahan, serta pelaksanaan evaluasi pembelajaran semakin baik dan sesuai dengan harapan mahasiswa.


Aspek Layanan Administrasi Akademik juga menunjukkan perkembangan yang positif, khususnya dalam kemudahan pelayanan KRS/KHS, kecepatan layanan administrasi program studi dan fakultas, serta penyediaan informasi akademik yang lebih jelas dan terintegrasi.


Dalam bidang Layanan Kemahasiswaan, peningkatan kepuasan mahasiswa mencerminkan semakin optimalnya pelayanan beasiswa, pembinaan organisasi mahasiswa, konseling akademik, serta sistem penanganan keluhan mahasiswa yang lebih responsif dan komunikatif.


Pada aspek Sarana dan Prasarana, peningkatan signifikan terlihat pada pengembangan fasilitas pembelajaran, penguatan jaringan internet, pengembangan perpustakaan digital, serta peningkatan kenyamanan lingkungan kampus. Hal ini menunjukkan bahwa IAITF terus berupaya menghadirkan lingkungan akademik yang nyaman, modern, dan mendukung aktivitas mahasiswa secara optimal.


Aspek SisTafidu/Portal mengalami peningkatan paling signifikan selama empat tahun terakhir. Pengembangan digitalisasi layanan akademik, peningkatan stabilitas sistem, kemudahan akses informasi, serta integrasi layanan berbasis teknologi memberikan dampak positif terhadap pengalaman mahasiswa dalam mengakses layanan kampus secara digital.


Sementara itu, aspek Layanan Keuangan dan Layanan Pendukung Lainnya juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, khususnya pada transparansi pembayaran, keramahan staf layanan, keamanan kampus, serta fasilitas pendukung yang semakin baik.


Secara keseluruhan, hasil survei ini menunjukkan bahwa IAITF Dumai berhasil menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan institusi secara berkelanjutan. Capaian ini sekaligus menjadi indikator positif dalam penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), pengembangan tata kelola perguruan tinggi, serta komitmen IAITF dalam mewujudkan kampus Islam modern yang unggul dan berdaya saing berbasis Peradaban Melayu Selat Melaka.


Instrumen Survei Kepuasan Mahasiswa IAITF Dumai

Instrumen SKM IAITF disusun secara komprehensif mencakup dimensi-dimensi utama layanan pendidikan tinggi, antara lain:

1. Layanan Akademik

Menilai:

  • Kualitas pembelajaran
  • Kesesuaian materi dengan kebutuhan kompetensi
  • Ketersediaan dosen
  • Kemampuan mengajar dan komunikasi dosen
  • Pelaksanaan evaluasi pembelajaran

2. Layanan Administrasi Akademik

Mencakup:

  • Kemudahan pelayanan KRS/KHS
  • Pelayanan administrasi prodi
  • Kecepatan layanan administrasi fakultas
  • Kejelasan informasi akademik

3. Layanan Kemahasiswaan

Meliputi:

  • Pelayanan beasiswa
  • Kegiatan organisasi mahasiswa
  • Konseling akademik dan pembinaan
  • Penanganan keluhan mahasiswa

4. Sarana dan Prasarana

Indikator:

  • Ruang kelas
  • Jaringan internet
  • Fasilitas perpustakaan fisik dan digital
  • Laboratorium dan ruang multimedia
  • Kebersihan dan kenyamanan lingkungan kampus

5. Sistem Informasi Akademik SisTafidu/Portal

Meliputi:

  • Kemudahan akses
  • Kecepatan sistem
  • Akurasi data akademik
  • Fitur pendukung pembelajaran digital

6. Layanan Keuangan

Menilai:

  • Proses pembayaran UKT/SPP
  • Transparansi biaya
  • Kecepatan layanan

7. Layanan Pendukung Lainnya

Termasuk:

  • Keamanan kampus
  • Layanan sanitasi
  • Fasilitas parkir
  • Keramahan staf layanan

Instrumen menggunakan skala likert 1–4 atau 1–5, disertai kolom komentar terbuka untuk masukan kualitatif.


Proses Pelaksanaan Survei Kepuasan Mahasiswa

1. Perencanaan Survei

UPM menetapkan:

  • Jadwal survei
  • Instrumen
  • Populasi sasaran dan target responden
  • Mekanisme pengumpulan data (online/offline)
  • Sosialisasi kepada mahasiswa dan prodi

2. Pengumpulan Data

Metode:

  • Google Form / LMS / SIAKAD
  • Lembar kuesioner manual (sesuai kebutuhan)
  • Pendampingan survei di kelas untuk meningkatkan partisipasi

3. Verifikasi dan Pengolahan Data

Meliputi:

  • Pembersihan data (cleaning)
  • Rekapitulasi skor
  • Analisis deskriptif
  • Penyusunan grafik dan indeks kepuasan

4. Analisis dan Interpretasi

UPM menilai:

  • Tingkat kepuasan per indikator
  • Identifikasi aspek layanan yang lemah/kuat
  • Analisis tren antarsemester
  • Penilaian gap mutu terhadap standar SPMI

5. Penyusunan Laporan

Laporan SKM memuat:

  • Ringkasan hasil survei
  • Temuan utama
  • Rekomendasi per unit layanan
  • Rencana tindak lanjut (RTL)

6. Diseminasi Hasil Survei

Disampaikan kepada:

  • Rektor
  • Dekan/Prodi
  • Bagian Administrasi Akademik
  • Layanan Kemahasiswaan
  • Unit Sarpras

7. Tindak Lanjut dan Peningkatan Layanan

Unit terkait wajib:

  • Melaksanakan RTL
  • Melaporkan progres kepada UPM
  • Melakukan perbaikan layanan berbasis data


Struktur Laporan Survei Kepuasan Mahasiswa IAITF Dumai

Laporan SKM IAITF umumnya berisi:

1. Halaman Sampul dan Pengesahan

Ditandatangani oleh Ketua UPM, Wakil Rektor Bidang Akademik, dan Rektor.

2. Pendahuluan

Meliputi:

  • Latar belakang
  • Tujuan survei
  • Ruang lingkup layanan
  • Keterkaitan dengan SPMI

3. Metodologi Survei

Berisi:

  • Populasi dan sampel
  • Instrumen dan indikator
  • Teknik pengumpulan data

4. Hasil Survei (Setiap Komponen Layanan)

Ditampilkan dalam bentuk:

  • Grafik kepuasan
  • Skor rata-rata
  • Indeks kepuasan (IKM)
  • Analisis per indikator

5. Temuan Utama

Meliputi:

  • Aspek layanan yang sangat memuaskan
  • Aspek layanan yang memerlukan perbaikan
  • Masukan kualitatif dari mahasiswa

6. Rekomendasi Peningkatan

Ditujukan untuk:

  • Program studi
  • Unit sarpras
  • Akademik
  • Kemahasiswaan
  • Keuangan
  • SIAKAD

7. Rencana Tindak Lanjut (RTL)

Berisi:

  • Tindakan perbaikan
  • PIC (penanggung jawab)
  • Waktu penyelesaian
  • Indikator keberhasilan

8. Penutup

Menegaskan komitmen IAITF untuk menjadi kampus yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.